Duuuuuhh cinta!!…kapan ya pas Badan Pusat Statistik (BPS) ngluarin data kok aqyu lupa sih…ya pokoknya awal pekan kemarin cin!…itu loh data tentang daerah tujuan ekspor kita. Ternyata terjadi pergeseran pada Negara tujuannya getoh…
Wilayah-wilayah Eropa dan Amerika Serikat (AS) yang selama ini menjadi muara pasar dari berbagai barang-barang produksi dalam negeri seperti Negara Belanda, Italia serta Spanyol, berdasarkan data BPS tersebut finish ekspor kita beralih ke Negara Tiongkok, India serta Korea getoh….
Memang untuk Jepang masih menjadi mahkota perdagangan luar negeri kita getoh.., dengan prosentase tertinggi yakni 16 persen. Tetapi diperingkat ke dua Tiongkok membayangi dengan 14 persen dari total nilai ekspor sampai dengan awal tahun ini getoh…
Meningkatnya volume komoditas kita yang mampu memasuki pasar Tiongkok terasa menjadi L U S I (Lahan Uji Saingi Impor) getoh… sebab selama ini pada Tiongkok lah komoditas import yang kita butuhkan mengalir. Sekitar 34 persen Negara tersebut memenuhi kebutuhan impor kita getoh…
Dari elektronik saja senilai USD 2,4 milyar getoh.., kemudian TPT (tekstil dan produk tekstil) tidak kurang USD 100 juta getoh.., eh eh mainan anak-anak juga beb…kita membelanjakan tidak kurang USD 46 juta getoh… Selain getoh.. impor alas kaki kita mencapai USD 63 juta getoh…, bahkan nilai yang kita keluarkan untuk komoditas makanan dan minuman cukup tambun cinta!…yakni mencapai USD 171 juta getoh…
Maka data BPS bahwa Tiongkok dapat menjadi gelanggang utama perdagangan luar negeri kita tentunya sebuah momentum untuk menyeimbangkan hubungan dagang yang selama ini terasa timpang getoh….
Ya pokoknya beb!!…harapan ini jadi L U S I getoh..